Kamis , 11 Dezember 2025
Dusun Bantek 1 Timba Gading
Balita 48 hadir 34
Lansia 37 yang hadir15 orang
Bumik 10 semua hadir
Kamis , 11 Dezember 2025
Dusun Bantek 1 Timba Gading
Balita 48 hadir 34
Lansia 37 yang hadir15 orang
Bumik 10 semua hadir
Rabu, 10 Desember 2025
Posyandu Keluarga ANGGREK Dusun Dasan Tengak Timuk Desa Sembalun Timba Gading Sembalun Lombok Timur
Dengan jumlah sasaran
BALITA : 83 hadir 44
BUMIL : 5 hadir 3
LANSIA : 70 hadir 0
KADER
1. KETUA : KUSNAWARNI
2. SEKRETARIS : INENDRIANI
3. BENDAHARA : HAMDIAH
4. ANGGOTA : NIAWATI
SUPNIATI
Keluarga berisiko stunting 8
1. Azizah anum
2. Baiq intarti
3. Raudatul janah
4. Zaidah absah
5. M hairur yasil
6, Salma ayu anipa 5, 2 kg
7. Arwa akbar
8. Aryana
Selasa , 9 Desember 2025
KIE Poyandu Bukit Bae
Dusun daya rurung timuk
Baliata 53
Ibu hamil 6 hadir semua
Lansia 50 datang 5 orang
Nama ibu hamil per
1. Insix Tamala
2. Elvi susanti yana 6 bulan jalan
3. Fintiani
4. Inenofe lia antisa
5. Sapartini sri rahayu
6. Nila yulastria
Senen, 8 Desember 2025
Kader yang membagikan 3
Jumalah
Busui 30
Bumil 7
Balita 46
Jumlah total 83
Untuk di dusun Bantek 2
Busui 21
Bumil 15
Balita 47
Total 83
Pembagian MBG dilakukan senen dan kamis di bagikan oleh kader posyandu
Kegiatan posyandu Bunga Mawar Lauk Rurung Baret Sembalun Bumbung
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2025 mulai jam 08.00 wita
Balita JUMLAH : sasaran 74
BUMIL : jumlah sasaran 9 hadir 8
LANSIA : jumlah sasaran 59
Kader Posyandu BUNGA MAWAR
Ketua Ibu yuliana astuti
Anggota : nurhidayah
Anggota : asriana
Anggota : novita ratna dila
Anggota : nia paramitasari
Jumlah balita berisiko stunting 12
1. M muzaki
2. Malika elkanya
3. Muhamad Arya
4. M Brayen
5. Zalzabila
6. Wava naura
7. Isa elnara
8. Asura aleka
9. novian arganta
10. Amina nia
11. Ahmad to bagus
arya zidan akbar
MAHA MRITYUNJAYA MANTRA
Dua mantra besar Veda adalah mantra Gayatri dan Maha Mrityunjaya Mantra. Maha Mrityunjaya mantra dikenal sebagai Moksha mantra Dewa Siwa, untuk membangkitkan Shiva dalam hati dan menghilangkan rasa takut akan kematian, membebaskan salah satu dari siklus kematian dan kelahiran kembali. Ini adalah Kemenangan atas Maut/Kematian. Gayatri mantra dalam Chandah Gayatri dan Mantranya: Om Tryambakam Yajaamahe Sugandhim Pushti Vardhanam Urvaarukamiva Bandhanaath Mrutyor Mukshiya Ma-Amritat artinya : “Marilah kita menyembah Shiva (Dia satu yang bermata tiga), yang suci (wangi) dan yang memelihara semua makhluk. Sama seperti mentimun matang secara otomatis dibebaskan dari keterikatannya dengan menjalar, mungkin kita akan dibebaskan dari kematian (tubuh kami yang fana dan kepribadian) dan diberikan (mewujudkan) alam keabadian kita“ Pengaruh / Efek Mantra Maha Mrityunjaya mantra adalah mantra yang dikatakan meremajakan, melimpahkan kesehatan, kekayaan, panjang umur, perdamaian, kemakmuran dan kepuasan. Doa ini ditujukan untuk dewa Siwa. Dengan melantunkan mantra, getaran Tuhan yang dihasilkan yang menangkal semua kekuatan negatif dan jahat dan membuat perisai pelindung yang kuat. Dan dikatakan untuk melindungi orang yang mengucapkannya terhadap setiap jenis kecelakaan dan kemalangan . Ini adalah getaran yang berdenyut melalui setiap sel, setiap molekul tubuh kita dan merobek selubung ketidaktahuan. Ia membakar api dalam diri kita yang mengkonsumsi semua negativitas kita dan memurnikan seluruh sistem kami. Hal ini juga dikatakan memiliki penyembuhan yang kuat terhadap penyakit yang dinyatakan tidak dapat disembuhkan. Ini adalah mantra untuk menaklukkan kematian dan menghubungkan kita dengan ketuhanan batin kita sendiri. Maha Mantra ini ini sangat banyak pelindung untuk kecelakaan, kemalangan dan bencana harian di hari kesibukannya modern. Pembacaan Maha Mantra ini menciptakan getaran Tuhan yang menyembuhkan. Melantunkan Maha Mantra ini dengan ketulusan, keyakinan dan pengabdian di Brahma muhurta sangat bermanfaat. Tapi siapa saja juga bisa bernyanyi kapan saja di lingkungan murni dengan manfaat yang besar dan menemukan kebahagiaan yang sudah dalam. Mantra ini idealnya harus diulang 108 kali, dua kali sehari, pada pagi dan pada sore hari.Mantran pemujaan Dewa Siwa dan Dewi Durga / Parwati
1. Om Siwa durga, Om Siwa durga
Di timur sebagai Iswara Uma,
Yang memancarkan cahaya putih,
Menerangi jantungku,
Aku menghormati-Mu sebagai ibu dan ayahku.
2. Om Siwa durga, Om Siwa durga
Di tenggara sebagai Maheswara sri,
Yang memancarkan cahaya dadu (abu-abu keperakan?),
Menerangi paru-paruku,
Aku menghormati-Mu sebagai kakak dan adikku.
3. Om Siwa durga, Om Siwa durga
Di selatan sebagai Brahma Saraswati,
Yang memancarkan cahaya merah,
Menerangi hatiku,
Aku menghormati-Mu sebagai guru-guruku.
4. Om Siwa durga, Om Siwa durga
Di barat daya sebagai Rudra Santana,
Yang memancarkan cahaya jingga,
Menerangi lambungku,
Aku menghormati-Mu. Sebagai Tetanggaku
5. Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Di barat sebagai Mahadeva sanci,
Yang memancarkan cahaya kuning,
Menerangi ginjalku,
Aku menghormati-Mu sebagai pasanganku.
6. Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Di barat laut sebagai Sangkara Rodri,
Yang memancarkan cahaya Hijau,
Menerangi Limpaku,
Aku menghormati-Mu sebagai ipar-iparku.
7. Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Di utara sebagai Wisnu Laksmi,
Yang memancarkan cahaya hitam,
Menerangi Empeduku,
Aku menghormati-Mu sebagai anak-anakku.
8. Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Di timur laut sebagai Sambu Mahalini,
Yang memancarkan cahaya biru,
Menerangi kerongkonganku,
Aku menghormati-Mu sebagai leluhurku.
9. Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Di tengah sebagai Siwa Parwati,
Yang memancarkan cahaya pelangi,
Menerangi seluruh Selku,
Aku menghormati-Mu sebagai diriku sendiri.
Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Om Sang, Om Bang, Om Tang, Om Ang, Om Ing
Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Om Nang, Om Mang, Om Sing
Om Wah, Om Yah, Om Santi, Santi, Santi Om
🌙 Meditasi Nafas Mantra Sang Hyang Candra
(1)
🌬️ Tarik napas perlahan sambil ucap dalam hati:
Om Sang Hyang Candra ring netraku makêrûa...
(Bayangkan cahaya bulan lembut masuk lewat matamu.)
(2)
🌬️ Hembuskan napas perlahan, ucap pelan:
Mrasuk ring netraku kiwa lan tengen...
(Rasakan keseimbangan — kiri dan kananmu diterangi cahaya suci.)
(3)
🌬️ Tarik napas lagi sambil ucap:
Tan kaungkulin mukêng manusa kabeh...
(Bayangkan sinar lembutmu menyinari semua manusia, tanpa batas.)
(4)
🌬️ Hembuskan napas perlahan, ucap dengan senyum kecil:
Têka olas, têka asih...
(Rasakan kasih dan welas asih datang ke dalam dadamu.)
(5)
🌬️ Tarik napas dalam, tahan sejenak, lalu ucap lembut sambil menghembuskan napas:
Sidi mandi mantramku sakti...
(Biarkan seluruh tubuhmu dipenuhi cahaya bulan yang lembut dan mantram yang hidup di dalam jiwamu.)
🕉️ Setelah tiga kali putaran, ucapkan penutup:
“Om Candra Prabha Śānti Om…”
Artinya: Cahaya Bulan membawa kedamaian yang sempurna.
Om Pakulun Batara
SANGHYANG TRIO DASA SAKSI
SANGHYANG SANGKARA LAN SAMBU
Sanghyang Pangemit Tuwuh
Sanghyang panunggun urip
Batare Hyang Guru
Batare Kawitan
Kaki Begawan Penyarikan
Nini Begawan Penyarikan
Kaki Siwa Gotra
Nini Siwa Gotra
Kaki Semaya
Nini Semaya
Kaki Semantara
Nini Semantara
Hulun handa sih waranugraha Ring jeng pakulun paduka betara betari Handa angadegaken ngaturang sembah bakti Ring rahinane mangkin Mangda ledang paduka betara betari Pada anodya anyaksinin Muang amukti sari saturan hulun Nunas kerahajengan kerahayuan Urip waras dirgayusa Om sidhirastu tat astu Ya namah swaha
Om Pakulun Batara
Sanghyang Trio Dasa Saksi
Sanghyang Sangkara lan Sambu
Sanghyang Pangemit Tuwuh
Sanghyang Panunggun Urip
Batare Hyang Guru
Batare Kawitan
Kaki Begawan Penyarikan
Nini Begawan Penyarikan
Kaki Siwa Gotra
Nini Siwa Gotra
Kaki Semaya
Nini Semaya
Kaki Semantara
Nini Semantara
👉 Bagian ini adalah pangeling-eling dan panyuratan kepada berbagai manifestasi suci:
Hulun handa sih waranugraha
Ring jeng pakulun paduka betara betari
Handa angadegaken ngaturang sembah bakti
Ring rahinane mangkin
Mangda ledang paduka betara betari
Pada anodya anyaksinin
Muang amukti sari saturan hulun
Nunas kerahajengan kerahayuan
Urip waras dirgayusa
Om sidhirastu tat astu
Ya namah swaha
👉 Terjemahan bebas:
“Hamba memohon anugerah kasih kepada paduka Betara-Betari.
Dengan tulus saya menghaturkan sembah bhakti pada hari ini.
Semoga berkenan hadir, menyaksikan dan menerima persembahan ini,
serta menganugerahkan keselamatan, kesehatan, ketentraman,
umur panjang, dan kebahagiaan.
Om semoga semua terkabul, jadilah,
Ya namah swaha.”
Jadi, keseluruhan doa ini adalah permohonan tulus kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta semua manifestasi-Nya dan leluhur, agar diberkati dengan kerahayuan (keselamatan lahir batin), kesehatan, umur panjang, serta kebahagiaan. 🙏✨
Apakah Anda ingin saya buatkan versi pendek doa ini (ringkas tapi tetap sah) untuk dipakai sehari-hari saat sembahyang di rumah?
TIMBA GADING, 17 SEPTEMBER 2025
Pembukaan
Sambutan dari Bapak Camat
Sambutan sekaligus membuka Musdes RKPDes 2026
Sekilas dana ADD
75 % sudah diatur angggaran pusat
25 % anggaran Desa termasuk posyandu, genting progran ketahanan pangan
Pembentukan TIM RPJMDES TAHUN 2026
SENEN, 15 September 2025
Poasyadu MELATI
DASAN BANTEK II SEMBALUN TIMBA GADING
SEMBALUN LIMBOK TIMUR NTB
BALITA : 61
BATUTA. : 23
LANSIA. :
REMAJA. ;
IBU HAMIL : 11
yang mendapatkan MBG 80 orang
SEMBALUN TIMBA GADING
DENGAN JUMLAH DUSUN 4
JUMLAH KK/JIWA 909/2991
PUS 563
ANMET NEED 17
JUMLAH WANITA HAMIL 28
IUD 27 MOW 5 IMPLAN 54 SUNTIKAN 237 PIL 19 KONDOM 1 TRADISIONAL 1
PUS BUKANN PST KB 219
INGIN ANAK 46 INGIN ANAK DITINDA 7 TIDAK INGIN ANAK LAGI 10
SASARAN POKTAN BKB 367 BKR 522 BKL 160
SEMBALUN BUMBUNG
JUMLAH DUSUN 15
JUMLAH KK / JIWA 2612/8235
JUMLAH PUS 1462
JUMLAH WANITA HAMIL 42
JUMLAH UNMED NEED 35
IUD 60 MOM 13 IMPALN 134 SUNTIKAN 781 PIL 34 KONDOM 5 TRADISIONAL 5
KNGIN ANAK 107 INGIN ANAK DITUNDA 21 TIDAK INGIN ANAK LAGI 14
SASARAN POKTAN 885
BKR 1452
BKL 597.
Rabu, 3 September 2025
Kegiatan posyandu BUKIT SEMPANA , SUSUN OTAK DESA , SEMBALUN BUMBUNG , SEMBALUN LOMBOK TIMUR NTB
Balita. : 36 Orang
Batuta. : 9 Orang
Ibu hamil. : 2 orang
Lansia. : 15 orang
Kegiatan posyandu
Seroja Batu jalik , sembalun bumbung
Balita : 64
Batuta : 27 orang
Ibu hamil : 10
Lansia : 58 aktif 20 Orang
18 orang