Sabtu, 15 November 2025

MAHA MRITYUNJAYA MANTRA

 MAHA MRITYUNJAYA MANTRA

Dua mantra besar Veda adalah mantra Gayatri dan Maha Mrityunjaya Mantra. Maha Mrityunjaya mantra dikenal sebagai Moksha mantra Dewa Siwa, untuk membangkitkan Shiva dalam hati dan menghilangkan rasa takut akan kematian, membebaskan salah satu dari siklus kematian dan kelahiran kembali. Ini adalah Kemenangan atas Maut/Kematian. Gayatri mantra dalam Chandah Gayatri dan Mantranya: Om Tryambakam Yajaamahe Sugandhim Pushti Vardhanam Urvaarukamiva Bandhanaath Mrutyor Mukshiya Ma-Amritat artinya : “Marilah kita menyembah Shiva (Dia satu yang bermata tiga), yang suci (wangi) dan yang memelihara semua makhluk. Sama seperti mentimun matang secara otomatis dibebaskan dari keterikatannya dengan menjalar, mungkin kita akan dibebaskan dari kematian (tubuh kami yang fana dan kepribadian) dan diberikan (mewujudkan) alam keabadian kita“ Pengaruh / Efek Mantra Maha Mrityunjaya mantra adalah mantra yang dikatakan meremajakan, melimpahkan kesehatan, kekayaan, panjang umur, perdamaian, kemakmuran dan kepuasan. Doa ini ditujukan untuk dewa Siwa. Dengan melantunkan mantra, getaran Tuhan yang dihasilkan yang menangkal semua kekuatan negatif dan jahat dan membuat perisai pelindung yang kuat. Dan dikatakan untuk melindungi orang yang mengucapkannya terhadap setiap jenis kecelakaan dan kemalangan . Ini adalah getaran yang berdenyut melalui setiap sel, setiap molekul tubuh kita dan merobek selubung ketidaktahuan. Ia membakar api dalam diri kita yang mengkonsumsi semua negativitas kita dan memurnikan seluruh sistem kami. Hal ini juga dikatakan memiliki penyembuhan yang kuat terhadap penyakit yang dinyatakan tidak dapat disembuhkan. Ini adalah mantra untuk menaklukkan kematian dan menghubungkan kita dengan ketuhanan batin kita sendiri. Maha Mantra ini ini sangat banyak pelindung untuk kecelakaan, kemalangan dan bencana harian di hari kesibukannya modern. Pembacaan Maha Mantra ini menciptakan getaran Tuhan yang menyembuhkan. Melantunkan Maha Mantra ini dengan ketulusan, keyakinan dan pengabdian di Brahma muhurta sangat bermanfaat. Tapi siapa saja juga bisa bernyanyi kapan saja di lingkungan murni dengan manfaat yang besar dan menemukan kebahagiaan yang sudah dalam. Mantra ini idealnya harus diulang 108 kali, dua kali sehari, pada pagi dan pada sore hari.

Kamis, 06 November 2025

Puja Siwa durga

 Mantran pemujaan Dewa Siwa dan Dewi Durga / Parwati

1. Om Siwa durga, Om Siwa durga

Di timur sebagai Iswara Uma,
Yang memancarkan cahaya putih,
Menerangi jantungku,
Aku menghormati-Mu sebagai ibu dan ayahku.

2. Om Siwa durga, Om Siwa durga
Di tenggara sebagai Maheswara sri,
Yang memancarkan cahaya dadu (abu-abu keperakan?),
Menerangi paru-paruku,
Aku menghormati-Mu sebagai kakak dan adikku.

3. Om Siwa durga, Om Siwa durga
Di selatan sebagai Brahma Saraswati,
Yang memancarkan cahaya merah,
Menerangi hatiku,
Aku menghormati-Mu sebagai guru-guruku.

4. Om Siwa durga, Om Siwa durga
Di barat daya sebagai Rudra Santana,
Yang memancarkan cahaya jingga,
Menerangi lambungku,
Aku menghormati-Mu. Sebagai Tetanggaku

5. Om Siwa Durga, Om Siwa Durga

Di barat sebagai Mahadeva sanci,
Yang memancarkan cahaya kuning,
Menerangi ginjalku,
Aku menghormati-Mu sebagai pasanganku.

6. Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Di barat laut sebagai Sangkara Rodri,
Yang memancarkan cahaya Hijau,
Menerangi Limpaku,
Aku menghormati-Mu sebagai ipar-iparku.

7. Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Di utara sebagai Wisnu Laksmi,
Yang memancarkan cahaya hitam,
Menerangi Empeduku,
Aku menghormati-Mu sebagai anak-anakku.

8. Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Di timur laut sebagai Sambu Mahalini,
Yang memancarkan cahaya biru,
Menerangi kerongkonganku,
Aku menghormati-Mu sebagai leluhurku.

9. Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Di tengah sebagai Siwa Parwati,
Yang memancarkan cahaya pelangi,
Menerangi seluruh Selku,
Aku menghormati-Mu sebagai diriku sendiri.

Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Om Sang, Om Bang, Om Tang, Om Ang, Om Ing
Om Siwa Durga, Om Siwa Durga
Om Nang, Om Mang, Om Sing
Om Wah, Om Yah, Om Santi, Santi, Santi Om

🌙 Meditasi Nafas Mantra Sang Hyang Candra

(1)
🌬️ Tarik napas perlahan sambil ucap dalam hati:
Om Sang Hyang Candra ring netraku makêrûa...
(Bayangkan cahaya bulan lembut masuk lewat matamu.)

(2)
🌬️ Hembuskan napas perlahan, ucap pelan:
Mrasuk ring netraku kiwa lan tengen...
(Rasakan keseimbangan — kiri dan kananmu diterangi cahaya suci.)

(3)
🌬️ Tarik napas lagi sambil ucap:
Tan kaungkulin mukêng manusa kabeh...
(Bayangkan sinar lembutmu menyinari semua manusia, tanpa batas.)

(4)
🌬️ Hembuskan napas perlahan, ucap dengan senyum kecil:
Têka olas, têka asih...
(Rasakan kasih dan welas asih datang ke dalam dadamu.)

(5)
🌬️ Tarik napas dalam, tahan sejenak, lalu ucap lembut sambil menghembuskan napas:
Sidi mandi mantramku sakti...
(Biarkan seluruh tubuhmu dipenuhi cahaya bulan yang lembut dan mantram yang hidup di dalam jiwamu.)


🕉️ Setelah tiga kali putaran, ucapkan penutup:
“Om Candra Prabha Śānti Om…”
Artinya: Cahaya Bulan membawa kedamaian yang sempurna.