Praktik: Meditasi Nafas sebagai Kesadaran Ilahi
-
Instruksi:
- Duduk diam, tutup mata.
- Bukan untuk fokus, tapi untuk menjadi saksi.
-
Rasakan:
- Tarikan nafas: kehidupan masuk.
- Hembusan nafas: ada pelepasan.
-
Mantra batin saat meditasi:
- Tarik: “Aku tidak mengendalikan nafas.”
- Hembus: “Aku sedang dihidupi.”
🌬 Biarkan nafas menari alami. Tidak perlu diatur. Kamu hanya menyadari.
Makna Nafas sebagai Guru Sunyi
- Nafas tidak mengajar dengan kata-kata, tapi dengan kehadiran yang penuh kasih tanpa syarat.
- Melalui kesadaran akan nafas, kita bisa kembali ke rumah sejati, yaitu kehadiran diri yang utuh di saat ini.
📝 Mantra Batin Penutup:
- “Aku adalah ruang di mana nafas terjadi.”
- “Nafas ini bukan milikku, aku sedang ditiup oleh Kehidupan.”
- “Saat aku menyadari nafas, aku kembali ke rumahku yang sejati.”
✨ Mantra ini mengajak kita untuk merenung dan bersyukur atas anugerah kehidupan yang sederhana namun sakral: nafas.
Meditasi ini sederhana tapi dalam — mengajak kita kembali pada kesadaran murni bahwa hidup ini bukan tentang mengendalikan, tapi tentang hadir dan mengalami. 🙏💛✨
Tidak ada komentar:
Posting Komentar