Hotel puri sarin pemain lovina
Dari tanggal 21 s/d 23 Mei 2023
Mantra “Om Namah Shivaya” adalah panca aksara sebagai karunia kemaha-sucian tertinggi Dewa Shiva sebagai keseluruhan alam semesta kepada jiwa-jiwa. Na berarti karunia Beliau, Ma berarti alam semesta, Si adalah Shiva, Va mengungkap rahasia karunia-Nya dan Ya adalah jiwa.
Mantra “Om Namah Shivaya” adalah panca aksara sebagai seluruh alam semesta itu sendiri yang terdiri dari lima unsur dasar [panca maha bhuta], yaitu : Na adalah unsur padat [pertiwi], Ma adalah unsur air [apah], Si adalah unsur cahaya [teja], Va adalah unsur udara [bayu] dan Ya adalah unsur ruang [akasha].
Mantra “Om Namah Shivaya” juga adalah panca aksara yang terkait langsung dengan prinsip-prinsip yang mengatur masing-masing dari lima lapisan badan kita [panca maya kosha], yaitu Na terkait pada badan fisik [annamayakosha], Ma terkait pada badan prana [pranamayakosha], Shi terkait pada badan pikiran [manomayakosha], Va terkait pada badan kebijaksanaan [vijnanamaya kosha] dan Ya terkait pada badan kesadaran [anandamayakosha]. Sedangkan pranava mantra Om / Aum di depan terkait pada Atman.
Dan yang terpenting, saat kita mengucapkan mantra “Om Namah Shivaya”, kita sesungguhnya sedang melakukan upaya mengakses energi mahasuci kesadaran kosmik Dewa Shiva. Dengan kata lain, kita sedang mengucapkan makna rahasia yang tersembunyi di dalam inti kesadaran kosmik Dewa Shiva.
Kesadaran kosmik adalah keadaan ketika kesadaran jiwa menjadi stabil dan kesadaran mengamati hadir sepanjang waktu dalam kondisi terbangun, bermimpi, dan tertidur.
Ada manfaat yang demikian berlimpah dari kemuliaan pengucapan mantra ini, yang terbagi menjadi tiga rentang waktu ketekunan kita di dalam melakukan pengucapan mantra :
Bila kita melakukan penjapaan mantra “Om Namah Shivaya” dengan tepat, maka ini adalah beberapa manfaat seketika yang dicapai, yaitu :
Bila kita tekun melakukan penjapaan mantra “Om Namah Shivaya” dan dengan cara yang tepat, maka ini adalah beberapa manfaat yang akan dicapai dalam jangka waktu tertentu, yaitu :
Bila kita selalu terus-menerus tekun melakukan penjapaan mantra “Om Namah Shivaya” dan dengan cara yang tepat, maka dalam jangka waktu yang panjang ini adalah beberapa manfaat yang akan dicapai, yaitu :
KAMIS , 16 PEBRUARI 2023
kunjungan posyandu oleh PLKB Desa Cempaga Jro I Made Suartikanaya
kehadiran balita kurang memenuhi target , karena situasi ekonomi yang kurang bagus, orang tua mencari nafkah untuk kehidupan keluarga ,
di bulan Februari mendapatkan Vit A dan Obat Cacing bagi Balita juga ibu balita di dtimbang , cek tensi dan ukur lingkaran Kepala.
balita yang ada di banjar gunung sari berjumlah 28 Balita yang hadir hanya 18 Orang dan yang lainnya kunjungan rumah oleh Kader Balita.
Selasa , 7 PEBRUARI 2023
KANTOR KB PP KECAMATAN BANJAR
Om Swastyastu
Selamat pagi
trimakasih hamba haturkan kepadaMu Tuhan, engkau telah memeberikan kesempatan kepada hamba untuk melihat dunia yang begitu indah
saya sehatt
saya Kuat
Saya kaya raya
Saya selalu bersyukur
Saya sangat bahagia dan bersyukur ENGKAU telah melindungi hamba , ENGKAU sangat mencitantai Hamba , begitu bahagianya hambaMU ini
- Saya memiliki Shoroom di Denpasar , Gianyar dan Buleleng , sebuah Vila Megah di Desa Cempaga , Kecamatan Banjar , Kabupaten Buleleng.
- Saya sangat bahagia dan besyukur Engakau telah melindungi Istri , DAAnak- Anak Hamba
Trimakasi Tuhan atas segala Nikmat yang ENGKAU berikan
Sukses , Sukses , Sukses Selalu dan berkelimpahan
SELASA, 10 JANUARI 2023
KANTOR KBPP KECAMATAN BANJAR
Jangan pernah berhenti untuk mensyukuri nikmatnya pemberian Tuhan Yang Maha kuasa
1. Trima kasih Tuhan , hamba telah diberikan kesempatan untuk menikmati dunia yang begitu indah.
2. Terima kasih Tuhan , Tubuh hamba Sehat , Jiwa Hamba Kuat , Hati Hamba Damai , Hidup Hamba Bahagia , Rejeki berlimpah dan Semua Urusan di Lancarkan.
3. Ya Tuhan Maha Pengasih , Maha Penyayang dan Maha Mengabulkan doa , ampunilah segala Dosa Hamba baik Sengaja maupun Tidak sengaja.
4. Ya Tuhan Maha Pengasih , Maha Penyayang dan Maha Mengabulkan doa , hari ini nanti dan seterusnya berikan keberlimpahan yang banyak.
5. Loka Samesta Sukino Bawantu , semoga semua mahluk hidup yang ada di dunia ini selalu hidup rukun bahagia daan sejah tera.
6. Terima kasih , Terima kasih , Terima kasih .
desa cempaga kader pendata :
1. i nyoman nenten
2. rafi ardana
3. putu sumadi
4. putu jaya yasa
5. ketut suastika
dari jam 09 s/d 12 pada tanggal 23 september 2022
PLKB DESA CEMPAGA KOORDINASI DENGAN KAUR PEMERINTAHA
( PUTU PENDI YASA )
Rabu , 7 September 2022
Agenda :
1. Membahas kegiatan Pendaan Tahun 2022 dimama untuk Desa Cempaga mendapatkan 5 Kader
Pendata , namun jumlah Tempekan 9 , ( masih urun rembuk untuk mendapatkan hasil yang
maksimal
![]() |
| Perebek Cempaga I PUTU SUARJAYA Kaur Pemerintahan PUTU PENDI YASA PLKB Cempaga I MADE SUARTIKANAYA |
RANGKAIAN KARYA MUAYON TAHUN 2022
Kegiatan Persembahyangan ( Rngkaian Upacara ring Desa Adat Cempaga )
1. Ring Pura Cesseasan ( Palingginh ida Bagus Dukuh Sakti )
Saniscara Uku menail Pinggal 3 Septenber 2022 dilanjutkan :
2. Ring pura Penden / Subak Abian Bhuana Kerti ( Palinggih Ida Batara Gede Pendem )
Anggare kasih Perangbakat Pinanggal 6 Bulan September 2022 Ngelantur ring
![]() |
| Jero Mangku Alit lan Jero Mangku Putu Tagel |
3. Pura menangluk Merana
Sukra Perangbakat Pinanggal 9 September 2022 Ngelantur
4. Nyepi Adat Ring Tilem ketiga Uku Ugu ( Ring Pura Desa - melasti kepura segara Labuhan Aji )
ring pinanggal 24 September 2022 lan Nyepi Adat pinanggal 25 September lan Ngembak geni
ring Some Wayang pinanggal 26 September 2022
5. Ngelantur Karya Agung Muayon Ring Purnama Kapat , Redite Dukut ( Ngemedalang Raja Duwe ,
Wengine mendan Ida Batare ring Pengulu ( Pura Cepug )
Ngelatur Benjang semeng Some Dukut ( Ngebat ) ngelantur melasti ring pura Segara Labuhan Aji
usan nika Ring anggare Dukut Rauh ring melasti ( Ngebat - Mecacar lan Ngelantur mecacar Kagin \
kauh Ring krame istri mesuang Nasi 2 Takeh lan meseldang kalih taler Wenten rejang lan
Api Ring Pura Desa Taler Wenten Kekalih )
Ngelantur ring Buda Dukut Darote ( pemuput Karya Ageng Muayon )
SELASA , 12 APRIL 2022
POSYANDU LAMPAH COROT
Dalam Agama Hindu mengajarkan ketika bertemu
dengan sesama menyapa dengan mengucapkan “Om Swastiastu” diharapkan agar dapat
membina hubungan yang harmonis dan mempererat rasa persaudaraan dalam pergaulan
di masyarakat. Salam ”Om Swastyastu” itu tidak memilih waktu. Ia dapat
diucapkan pagi, siang, sore dan malam.
Makna
Om Swastiastu
“OM” artinya Tuhan, “SU” artinya baik, “ASTI” artinya ada dan “ASTU” artinya
semoga, jadi keseluruhannya berarti SEMOGA SELAMAT ATAS RAHMAT TUHAN YANG MAHA
ESA. Dengan demikian maka pada setiap kegiatan telah dilaksanakan saling doa
mendoakan satu sama lain.
Biasanya dalam aksara Latin menggunakan “OM SWASTIASTU” jika dalam
Aksara Bali “OM SWASTYASTU” karena jika dalam Aksara Bali jika ‘i’ ketemu ‘a’
maka ada nania yang akan menjadi ‘y’.
Setelah mengucapkan Om dilanjutkan dengan kata
”swasti”. Dalam bahasa Sansekerta kata swasti artinya selamat atau bahagia,
sejahtera. Dari kata inilah muncul istilah swastika, simbol agama Hindu yang
universal. Kata swastika itu bermakna sebagai keadaan yang bahagia atau
keselamatan yang langgeng sebagai tujuan beragama Hindu. Lambang swastika itu
sebagai visualisasi dari dinamika kehidupan alam semesta yang memberikan
kebahagiaan yang langgeng.
Adapun bentuk asli dari lambang Swastika ialah dua
garis vertikal dan horisontal bersilang sama sisi, tegak lurus di tengah- tengah
(+), seperti berikut:
Sebagai kreasi seni budaya yang selalu
berkembang, Swastika juga mengalami perkembangan sehingga kemudian menjadi
berbentuk seperti berikut:
Jika pendapat kami, singkatan pada salam Om
Swastiastu akan dapat mengurangi maknanya sendiri, karena ketika kita
mengucapkan OSA, belum tentu mereka yang membacanya akan memahami bahwa OSA
adalah Om Swastiastu. Tidak bermaksud untuk menjadi terlihat fanatik tapi jika
sudah memahi akan makna dari salam Om Swastiastu yang merupakan sebuah doa,
tentu dalam doa diperlukan keikhlasan dan ketulusan. Ketika doa itu disingkat
tentu akan tercermin kurangnya keikhlasan dan ketulusan dalam menyampaikan doa.
KAMIS, 24 MARET 2022
JAM 10.00 WITA
BALAI PENYULUHAN KBPP DAN PA KECAMATAN BANJAR
PEMBUKAAN OLEH KORRDINATOR PLKB KECAMATAN BANJAR ( WAYAN SUDIASTIKA )
PEMAPARAN KELUARGA DAN 8 FUNGSI KELUARGA OLEH KASI PENYULUHAN DAN PENDAYAGUNAAN PLKB ( MADE SIRENA )
1. Fungsi Keagamaan
Agama adalah kebutuhan dasar setiap manusia. Keluarga adalah tempat
pertama penanaman nilai-nilai keagamaan dan pemberi identitas agama pada setiap
anak yang lahir. Keluarga menumbuh kembangkan nilai-nilai agama sehingga anak
menjadi manusia yang berakhlak baik dan bertakwa.
Keluarga mengajarkan seluruh anggotanya untuk melaksanakan ibadah
dengan penuh keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Melaksanakan
fungsi agama tidak boleh mengabaikan toleransi beragama karena keluarga
Indonesia menganut kepercayaan dan agama yang beragam.
2. Fungsi Sosial Budaya
Keluarga adalah wahana utama dalam pembinaan dan penanaman nilai-nilai
luhur budaya yang selama ini menjadi anutan dalam tata kehidupan.
Fungsi sosial budaya memberikan kesempatan kepada keluarga dan seluruh
anggotanya untuk mengembangkan kekayaan budaya bangsa yang beraneka ragam dalam
satu kesatuan.
Dengan demikian, nilai luhur yang selama ini sudah menjadi anutan
dalam kehidupan bangsa tetap dapat dipertahankan dan dipelihara. Keluarga
menjadi wahana pertama anak dalam belajar berinteraksi dan beradaptasi dengan
lingkungan sekitarnya, serta belajar adat istiadat yang berlaku di sekitarnya.
3. Fungsi Cinta Kasih
Cinta dan kasih sayang merupakan komponen penting dalam pembentukan
karakter anak. Fungsi cinta kasih memiliki makna keluarga harus menjadi tempat
untuk menciptakan suasana cinta dan kasih sayang dalam kehidupan berkeluarga,
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Fungsi cinta kasih dapat diwujudkan dalam bentuk memberikan kasih
sayang dan rasa aman serta memberikan perhatian di antara anggota keluarga.
Fungsi cinta kasih dalam keluarga menjadi landasan yang kukuh terhadap
hubungan anak dengan anak, suami dengan istri, orang tua dengan anaknya, serta
hubungan kekerabatan antargenerasi sehingga keluarga menjadi wadah utama
bersemainya kehidupan yang penuh cinta kasih lahir dan batin.
4. Fungsi Perlindungan
Keluarga adalah tempat bernaung atau berlindung bagi seluruh anggota
dan tempat untuk menumbuhkan rasa aman serta kehangatan. Adanya suasana saling
melindungi, keluarga harus menjadi tempat yang aman, nyaman. dan menenteramkan
semua anggotanya.
Jika keluarga berfungsi dengan baik, keluarga akan mampu memberikan
fungsi perlindungan bagi anggotanya serta dapat mengoptimalkan tumbuh kembang
anak.
Keluarga melindungi setiap anggotanya dari tindakan-tindakan yang
kurang baik sehingga anggota keluarga merasa nyaman dan terlindung dari hal-hal
yang tidak menyenangkan.
5. Fungsi Reproduksi
Keluarga menjadi pengatur reproduksi keturunan secara sehat dan
berencana sehingga anak-anak yang dilahirkan menjadi generasi penerus yang
berkualitas.
Keluarga menjadi tempat mengembangkan fungsi reproduksi secara
menyeluruh, termasuk seksualitas yang sehat dan berkualitas, dan pendidikan
seksualitas bagi anak.
Keluarga juga menjadi tempat memberikan informasi kepada anggotanya
tentang hal-hal yang berkitan dengan seksualitas. Melanjutkan keturunan yang
direncanakan dapat menunjang terciptanya kesejahteraan keluarga.
6. Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan
Keluarga sebagai tempat utama dan pertama memberikan pendidikan kepada
semua anak untuk bekal masa depan. Pendidikan yang diberikan oleh keluarga
meliputi pendidikan untuk mencerdaskan dan membentuk karakter anak.
Fungsi sosialisasi dan pendidikan memiliki makna bahwa keluarga
sebagai tempat untuk mengembangkan proses interaksi dan tempat untuk belajar
bersosialisasi serta berkomunikasi secara baik dan sehat. Dengan interaksi
intensif dalam keluarga, proses pendidikan berjalan dengan efektif.
Keluarga menyosialisasikan kepada anak tentang nilai, norma, dan cara
untuk berkomunikasi dengan orang lain, mengajarkan tentang hal-hal yang baik
dan buruk maupun yang salah dan yang benar.
7. Fungsi Ekonomi
Keluarga adalah sebagai tempat utama dalam membina dan menanamkan
nilai-nilai yang berhubungan dengan keuangan dan pengaturan penggunaan keuangan
untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mewujudkan keluarga sejahtera.
Keluarga sebagai tempat untuk memperoleh makanan, pakaian, tempat
tinggal, dan kebutuhan materi lainnya serta memberikan dukungan finansial
kepada anggotanya.
8. Fungsi Pembinaan Lingkungan
Keluarga memiliki peran mengelola kehidupan dengan tetap memelihara
lingkungan di sekitarnya, baik lingkungan fisik maupun sosial, dan lingkungan
mikro, meso, dan makro.
Keluarga berperan untuk membina lingkungan masyarakat dan lingkungan
alam sekitar. Keluarga dan anggotanya harus mengenal tetangga dan masyarakat di
sekitar serta peduli terhadap kelestarian lingkungan alam.
Sikap peduli keluarga terhadap lingkungan untuk memberikan yang terbaik bagi generasi yang akan datang.
MATERI KESPRO ( MADE SRI KUSUMA WATI ) /KASI APOKASI